•   January 28
Relationship

Mulailah Untuk Mengendalikan Cara Bicaramu Dengan Pasanganmu Untuk Menciptakan Hubungan Yang Sehat!

( words)

Bersikaplah terbuka dan jelas tentang perasaanmu ; jika kamu tidak memahami sesuatu, beri tahu mereka; gunakan “pernyataan saya” sehingga orang lain tidak merasa kamu menyalahkan atau menyerang mereka

Helo.id - Komunikasi yang terbuka dan jujur ​​adalah bagian penting dari setiap hubungan karena memungkinkanmu untuk berbagi tentang siapa kamu dan apa yang kamu butuhkan dari orang-orang di sekitarmu. Miskomunikasi adalah hal biasa, tetapi sering kali dapat menyebabkan masalah, kesalahpahaman, dan perasaan terluka. Kiat-kiat ini akan membantumu berbicara dengan pasanganmu dengan jujur.

Berbicara: Bersikaplah terbuka dan jelas tentang perasaanmu ; jika kamu tidak memahami sesuatu, beri tahu mereka; gunakan “pernyataan saya” sehingga orang lain tidak merasa kamu menyalahkan atau menyerang mereka (“Saya merasa….); jujurlah, meskipun menurutmu orang lain mungkin tidak suka mendengarkan saya bagaimana perasaanmu yang sebenarnya; meminta maaf saat kamu salah atau menyakiti orang lain; ketika membicarakan sesuatu yang negatif, sebutkan juga sesuatu yang positif.

Mendengarkan: Perhatikan tanpa gangguan (jauhkan ponselmu ) saat orang lain berbicara; dengarkan apa yang mereka katakan alih-alih hanya memikirkan tentang bagaimana menanggapi; tunggu sampai mereka selesai berbicara sebelum kamu mengatakan sesuatu; gunakan pernyataan pengakuan seperti "menarik", agar mereka tahu bahwa kamu mendengar apa yang mereka katakan; ajukan pertanyaan jika kamu tidak memahami sesuatu untuk menghindari kebingungan dan kesalahpahaman; jangan biarkan mereka menggantung (jika kamu perlu memikirkan tentang apa yang mereka katakan sebelum menjawab, beri tahu mereka); Bersiaplah untuk mendengar sesuatu yang tidak kamu sukai dan pikirkan dengan sungguh-sungguh sebelum menjawabnya.

 

Bahasa Tubuh: Lakukan kontak mata; hadapi mereka; berikan perhatian penuhmu dan bersandarlah saat mereka berbicara.

Komunikasi Digital: Jangan melakukan percakapan penting melalui teks atau online. Saat mengobrol online, fokuslah pada percakapan daripada terganggu oleh hal-hal lain atau melakukan banyak percakapan lainnya; jika kamu tidak dapat menanggapi, beri tahu orang lain agar kamu tidak membiarkannya menggantung.

Di mana dan kapan harus melakukan percakapan penting: Saat membicarakan sesuatu yang penting, bicarakan saat kamu merasa tenang atau luangkan waktu untuk menenangkan diri jika bertengkar. Bicarakan tentang kekhawatiranmu sebelum menjadi masalah dan menjadi lebih buruk. Pastikan kamu berbicara secara pribadi agar perasaanmu terbuka.

Jika kamu merasa pasanganmu tidak melakukan hal-hal ini, atau mungkin melecehkanmu secara emosional, berhati-hatilah saat menggunakan tips ini dan lihat kami Bagian "Dapatkan Bantuan" .

Kepercayaan

Membangun kepercayaan membutuhkan waktu. Dan meskipun sulit untuk mempercayai seseorang, terutama jika kepercayaanmu rusak di masa lalu, kamu tidak dapat menyalahkan pasanganmu saat ini atas sesuatu yang dilakukan orang lain. Berikut adalah beberapa cara untuk membantu membangun kepercayaan:

Jadilah dapat diandalkan: Jika kamu membutuhkan pasanganmu untuk mendengarkanmu karena kamu mengalami hari yang buruk, atau jika kamu membutuhkan tumpangan pulang dari sekolah, apakah mereka akan ada untukmu ? Apakah kamu akan berada di sana untuk mereka?

Hormati batasan: Ketika kamu memberi tahu pasanganmu bahwa ada sesuatu yang membuatmu tidak nyaman, apakah mereka menghormati itu? Apakah itu berjalan dua arah?

Jujurlah: Apakah pasanganmu memberi tahumu bagaimana perasaan mereka alih-alih hanya memberimu perlakuan diam? Apakah kamu memberi tahu pasanganmu bagaimana perasaanmu, dan berusaha untuk membicarakan semuanya? Jika kamu membuat kesalahan, apakah kamu akan memberi tahu pasanganmu ? Akankah pasanganmu memberi tahumu?

Berjalanlah, jangan hanya berbicara: Lakukan apa yang kamu katakan dan katakan apa yang kamu maksud.

Persetujuan

Persetujuan adalah kesepakatan antara dua orang, yang diberikan melalui kata-kata atau tindakan, bahwa mereka secara jelas dan antusias ingin terlibat dalam aktivitas seksual. Diam atau tidak adanya penolakan tidak dihitung sebagai persetujuan. Beberapa orang tidak dapat memberikan persetujuan, seperti individu yang mabuk, tidur atau tidak sadar, dan beberapa penyandang disabilitas intelektual. Persetujuan melibatkan komunikasi aktif, dan mengetahui bahwa satu orang selalu memiliki hak untuk menarik persetujuan. Ini berarti bahwa seseorang dapat menyetujui satu aktivitas (berciuman) tetapi tidak menyetujui aktivitas lainnya (seks). Persetujuan, seperti seks, harus tentang menghormati satu sama lain untuk membuat keputusan sendiri tentang tubuh mereka.

Mendapatkan persetujuan bisa sederhana: ini semua tentang komunikasi. kamu dapat berbicara tentang batasan sebelum melakukan aktivitas seksual, tetapi kamu juga harus secara teratur memeriksa dengan kalimat sederhana, “Apakah ini oke?”Untuk memastikan semua orang yang terlibat merasa nyaman dengan apa yang sedang terjadi.

Artikel Menarik Lainnya

Komentar