•   April 17
Entertainment

Kasus Prank KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven Sudah Naik Ke Tingkat Penyidikan, Pihak Kepolisian Temukan Adanya Unsur Pidana

( words)

Dalam hal ini, artinya pihak kepolisian menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Helo.id -
Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta telah meningkatkan status kasus laporan prank KDRT yang telah dilakukan oleh pasangan selebriti Baim Wong dan Paula Verhoeven dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Dalam hal ini, artinya pihak kepolisian menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Sudah masuk (dari tingkat penyelidikan) ke penyidikan," ujar Kepala Seksi (Kasie) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi

AKP Nurma Dewi mengatakan keputusan penyidik meningkatkan status kasus tersebut setelah pemeriksaan saksi-saksi hingga gelar perkara dan ditemukan adanya unsur pidana.

"Kalau sudah naik sidik berarti kan sudah bisa dilakukan penyidikan," ucapnya.

Sempat Meminta Saran Kepada Raffi Ahmad

Seperti yang diketahui, Baim Wong dan Paula Verhoeven sempat membuat konten prank laporan KDRT palsu di Polsek Kebayoran Lama.

Baim Wong belakangan sempat mendapat hujatan dari publik akibat membuat konten prank KDRT. Bahkan karena hal tersebut ia sampai harus menjalani pemeriksaan bersama dengan pihak kepolisian.

Terkait dengan hal tersebut, sebelumnya Baim Wong sempat meminta nasihat dari rekannya, Raffi Ahmad.

Namun tidak hanya pada Raffi Ahmad, Baim Wong juga meminta pendapat kepada Nagita Slavina terkait dengan konten prank KDRT yang sempat ia buat.

Menurut istri Raffi Ahmad tersebut, konten prank KDRT yang telah dibuat oleh Baim Wong termasuk kesalahan fatal.

Lantaran, Baim Wong membuat konten prank KDRT bersamaan dengan kehebohan kasus Rizky Billar dan Lesti Kejora.

"Yang pertama timing, yang kedua KDRT itu isu yang berat nggak main-main, yang ketiga urusan sama polisi," ujar Nagita Slavina.

Kemudian, Raffi Ahmad pun menimpali perkataan istrinya yag menyebit bahwa Baim Wong dan Paula Verhoeven tidak memiliki rasa empati.

"Jadi kesannya rasa empati dan simpati lu tuh nggak ada," ujar Raffi Ahmad.

"Karena lagi timing lagi ramai-ramainya kasus KDRT yang terjadi di kalangan temen kita juga, jadi orang bisa ngegoreng temennya lagi kena KDRT malah dibikin prank," imbuh Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad menyinggung soal kasus KDRT yang terjadi di kalangan wanita, ia menyinggung soal citra polisi yang sedang turun di mata masyarakat.

Sehingga, prank KDRT Baim Wong masuk ke dalam hal yang sensitif.

"Dan prank-nya itu kan isunya KDRT buat perempuan hal sensitif, yang kedua kita tahu mungkin instansi polisi lagi banyak kena musibah jadi segala rupa sensitif juga," ujar Raffi Ahmad.

"Misal lu kenal baik sama pak kapolseknya, tapi saat dia nggak pakai seragam lu bisa lu lu gue gue, tapi saa dia menggunakan seragam di kantor polisi lu harus liat dia sebagai sosok yang berbeda," ujar Raffi Ahmad.

Baim Wong Dapatkan Pertanyaan Lebih Banyak dari Paula Verhoeven

Pasangan selebriti Baim Wong dan Paula Verhoeven telah menjalani pemeriksaan perdana terkait dengan kasus membuat video prank KDRT terhadap polisi pada Jum’at (7/10/2022).

Baim Wong dan Paula Verhoeven hadir untuk melakukan pemeriksaan dan didampingi oleh pengacaranya, Pieter El.

Setelah selesai pemeriksaan, Pieter El mengungkapkan hasil pemeriksaan yang sudah dijalani oleh kliennya tersebut.

Akan tetapi, kuasa hukum Baim Wong dan Paula Verhoeven tersebut tidak menyampaikan penuh isi hasil pemeriksaan.

Ia hanya membeberkan tentang jumlah pertanyaan yang diberikan kepada Baim Wong dan juga Paula Verhoeven.

"Dari Paula 19 pertanyaan, Baim 25 pertanyaan," ujar Pieter

Pieter El hanya membeberkan jumlah pertanyaan yang diberikan oleh kliennya. Setelahnya ia tidak menyampaikan terkait dengan hasil pemeriksaan lainnya.

"Agenda selanjutnya kita tunggu dari penyidik apa masih dibutuhkan atau tidak."

"Oke makasih ya," ucap Pieter

TAG : Baim WongPaula Verhoeven

Artikel Menarik Lainnya

Komentar