•   April 17
Entertainment

Imbas Kasus Prank KDRT, Sejumlah Orang Berdemo Desak Baim Wong Ditangkap

( words)

Aksi tersebut digelar untuk maksud mendesak pihak kepolisian kembali menindaklanjuti kasus Baim Wong.

Helo.id -
Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia menggelar aksi demo di depan Polres Metro Jakarta Selatan.

Aksi tersebut digelar untuk maksud mendesak pihak kepolisian kembali menindaklanjuti kasus Baim Wong yang sebelumnya membuat prank laporan KDRT palsu di Polsek Kebayoran Lama.

"Kami mendesak pihak kepolisian Polres Jakarta Selatan untuk kembali memeriksa Baim Wong soal kasus laporan palsu," kata salah satu mahasiswa

Aksi demo tersebut dilakukan selama kurang lebih lima menit sebelum pada akhirnya ditertibkan oleh pihak kepolisian.

Seperti yang diketahui, Baim Wong dan Paula Verhoeven sempat membuat konten prank laporan KDRT palsu di Polsek Kebayoran Lama.

Meminta Nasihat dari Raffi Ahmad

Baim Wong belakangan sempat mendapat hujatan dari publik akibat membuat konten prank KDRT. Bahkan karena hal tersebut ia sampai harus menjalani pemeriksaan bersama dengan pihak kepolisian.

Terkait dengan hal tersebut, sebelumnya Baim Wong sempat meminta nasihat dari rekannya, Raffi Ahmad.

Namun tidak hanya pada Raffi Ahmad, Baim Wong juga meminta pendapat kepada Nagita Slavina terkait dengan konten prank KDRT yang sempat ia buat.

Menurut istri Raffi Ahmad tersebut, konten prank KDRT yang telah dibuat oleh Baim Wong termasuk kesalahan fatal.

Lantaran, Baim Wong membuat konten prank KDRT bersamaan dengan kehebohan kasus Rizky Billar dan Lesti Kejora.

"Yang pertama timing, yang kedua KDRT itu isu yang berat nggak main-main, yang ketiga urusan sama polisi," ujar Nagita Slavina.

nagita baim raffi

Kemudian, Raffi Ahmad pun menimpali perkataan istrinya yag menyebit bahwa Baim Wong dan Paula Verhoeven tidak memiliki rasa empati.

"Jadi kesannya rasa empati dan simpati lu tuh nggak ada," ujar Raffi Ahmad.

"Karena lagi timing lagi ramai-ramainya kasus KDRT yang terjadi di kalangan temen kita juga, jadi orang bisa ngegoreng temennya lagi kena KDRT malah dibikin prank," imbuh Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad menyinggung soal kasus KDRT yang terjadi di kalangan wanita, ia menyinggung soal citra polisi yang sedang turun di mata masyarakat.

Sehingga, prank KDRT Baim Wong masuk ke dalam hal yang sensitif.

"Dan prank-nya itu kan isunya KDRT buat perempuan hal sensitif, yang kedua kita tahu mungkin instansi polisi lagi banyak kena musibah jadi segala rupa sensitif juga," ujar Raffi Ahmad.

"Misal lu kenal baik sama pak kapolseknya, tapi saat dia nggak pakai seragam lu bisa lu lu gue gue, tapi saa dia menggunakan seragam di kantor polisi lu harus liat dia sebagai sosok yang berbeda," ujar Raffi Ahmad.

Baim Wong Dicecar Pertanyaan Lebih Banyak daripada Paula

Pasangan selebriti Baim Wong dan Paula Verhoeven telah menjalani pemeriksaan perdana terkait dengan kasus membuat video prank KDRT terhadap polisi pada Jum’at (7/10/2022).

Baim Wong dan Paula Verhoeven hadir untuk melakukan pemeriksaan dan didampingi oleh pengacaranya, Pieter El.

Setelah selesai pemeriksaan, Pieter El mengungkapkan hasil pemeriksaan yang sudah dijalani oleh kliennya tersebut.

Akan tetapi, kuasa hukum Baim Wong dan Paula Verhoeven tersebut tidak menyampaikan penuh isi hasil pemeriksaan.

Ia hanya membeberkan tentang jumlah pertanyaan yang diberikan kepada Baim Wong dan juga Paula Verhoeven.

"Dari Paula 19 pertanyaan, Baim 25 pertanyaan," ujar Pieter

Pieter El hanya membeberkan jumlah pertanyaan yang diberikan oleh kliennya.
Setelahnya ia tidak menyampaikan terkait dengan hasil pemeriksaan lainnya.

"Agenda selanjutnya kita tunggu dari penyidik apa masih dibutuhkan atau tidak."

"Oke makasih ya," ucap Pieter

TAG : Baim WongPaula VerhoevenKasus Prank KDRTKonten Prank KDRT

Artikel Menarik Lainnya

Komentar