Sebut Diperlakukan Seperti Burung Oleh Desiree Tarigan, Mantan ART: Woy, Tepuk Tangan Gitu

  • Entertainment |
  • 10 April 2021 19:21
Sebut Diperlakukan Seperti Burung Oleh Desiree Tarigan, Mantan ART: Woy, Tepuk Tangan Gitu

Mantan ART Desiree Tarigan ungkap diperlakukan seperti burung.

Helo.id - Mantan ART Desiree Tarigan belum lama ini menyebut sang mantan majikannya telah memperlakukan dirinya seperti burung.

Irni menceritakan perlakuan dari mantan majikannya terhadap dirinya semasa ia bekerja dahulu. Ia mengaku kerap menerima perlakuan tidak menyenangkan selama bekerja di kediaman istri Hotma Sitompul tersebut.

Bahkan menurutnya, Desiree Tarigan tidak pernah memanggil ART nya dengan sebutan nama yang benar saat hendak meminta bantuan.

"Dia panggil pembantu ya, 'Woy', tepuk tangan begitu," ujar Irni

Hal tersebut membuatnya merasa tidak bisa dihargai selama bekerja dengan Desiree Tarigan.

"Kami dijadikan burung begitu sama DT (Desiree Tarigan, red)," ucap Irni.

Asisten rumah tangga Desiree Tarigan tersebut diketahui bernama Irni. Ia sempat menuding jika majikannya tersebut memakai guna guna. Karena tudingannya tersebut, ponsel miliknya sampai disita .

"Dirampas handphone saya, kebetulan saya masih cari kontak bernama M, dan dia udah tarik handphone saya," ujar Irni.

" 'Kata si M, kamu ngomongin saya pakai guna-guna' kata si DT, saya yang enggak pernah ngomong begitu ya saya kaget dong," imbuh Irni.

Desiree Tarigan sebelumnya menuding jika dirinya telah difitnah oleh Irni yang sempat mengatakan bahwa dirinya memakai guna guna.

Akan tetapi, Irni mengaku bahwa dirinya tidak pernah merasa berbicara seperti itu tentang Desiree Tarigan. Hingga pada akhirnya, Desiree Tarigan pun sempat mengusir Irni daru rumahnya.

" 'kamu angkat kaki dari rumah saya' dan dia ngomong tangannya itu enggak pernah diem," beber Irni.

Kemudian Irni mengiyakan saat dirinya disuruh pergi dari rumah majikannya tersebut. Menurut pengakuan Irni, dirinya juga sempat akan dipenjarakan oleh sang majikan.

" 'Saya akan penjarakan kamu' saya bilang 'silahkan'," terang Irni.

Pada saat itu juga, Irni mengaku bahwa ponselnya masih tetap berada ditangan Desiree Tarigan.

Irni kemudian mencoba untuk merebut ponselnya kembali untuk meminta klarifikasi terhadap orang berinisal M yang sudah menudingnya.

Akan tetapi, Desiree Tarigan tetap tidak memberikan ponsel tersebut. Desiree Tarigan terus menyalahkan dirinya karena sudah merusak rumah tangga sang majikan.

Bahkan, Irni terus mendapatkan cacian dari Desiree Tarigan. Menurut pengakuannya, tidak hanya ponsel miliknya saja yang disita melainkan seluruh ponsel milik pegawai lainnya pun ikut disita.

"Pada waktu itu, handphone suluruh karyawan semua disita sama mereka, dari pembantu, security dan sopir."

"Terus diintrogasi satu-persatu sama mereka," pungkas Irni.

Hingga pada akhirnya, menjelang pukul 18.00 WIB Irni mengaku ponsel miliknya telah dikembalikan kepadanya.
Namun, menurut pernyataan Irni ia masih saja terus ditekan oleh pihak Desiree Tarigan.

Oleh karena itu, Irni pun melaporkan Desiree Tarigan dan Bams eks vokalis band Samsons ke Polda Metro Jaya.

Penjelasan Pihak Kepolisian

Terkait dengan laporan yang dibuat oleh asisten rumah tangga Desiree Tarigan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memberikan penjelasan.

Ia mengungkaokan laporan atas kasus dugaan perampasan kemerdekaan orang lain tersebut telah diterima oleh Polda Metro Jaya pada (7/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Hasil keterangan awal bahwa pelopor ini merasa dirugikan karena pernah dituduh telah melaporkan sesuatu pembicaraan melalui WhatsApp grup. Kemudian dari hasil itu, 24 Februari lalu pelapor sempat dikunci dalam satu kamar selama 1 hari," kata Yusri

Kepada pihak penyidik, Irni mengaku sehari kemudian sudah dilepas oleh terlapor. Akan tetapi, setelah itu, ia akhirnya dipecat dari pekerjaannya.

Hingga pada saat ini, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa laporan Irni masih didalami oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Nantinya, kalau memang memenuhi unsur persangkaannya, kami lakukan penyelidikan, kemungkinan kami juga lakukan (terhadap) 4 terlapor ini kita klarifikasi, termasuk pelapor," kata Yusri.

"Yuk kita klarifikasi dengan membawa bukti-bukti yang ada, nanti bagaimana hasilnya, kita sampaikan," ujar Yusri melanjutkan.








Komentar