•   August 15
Entertainment

Meminta Pihak Kepolisian untuk Mengusut Kasus Kapal Tenggelam, Kuasa Hukum Ayu Anjani : Diduga Nahkoda Tidak Ada Di Ruang Kemudi

( words)

Mario Pranda menilai terdapat unsur kelalaian dari pihak kapal yang ditumpangi oleh ibu dan juga adik kliennya tersebut.

Helo.id - Kuasa hukum Ayu Anjani, Mario Pranda meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kapal tenggelam di Labuan Bajo yang telah menewaskan ibu dan juga adik sang artis.

Mario Pranda menilai terdapat unsur kelalaian dari pihak kapal yang ditumpangi oleh ibu dan juga adik kliennya tersebut.

Ia pun mendesak aparat penegak hukum harus mengusut tuntas adanya dugaan kelalain nahkoda atau kapten serta awak kapal.

"Karena kami menilai telah melanggar Undang-Undang Pelayaran Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran," kata Mario

"Sedangkan menurut etika pelayaran, seorang nakhoda/kapten yang baik harus bertanggung jawab meninggalkan kapalnya paling terakhir setelah mengevakuasi para penumpang bukan menyelamatkan diri sendiri," tegas Mario.

Mario mengatakan bahwa kelalaian yang disebabkan oleh nahkoda atau kapten serta awak kapal yang telah menyebabkan hilangnya nyawa ibu serta adik dari Ayu Anjani.

"Bahwa selain itu, kesalahan yang kami duga paling fatal menurut keterangan dari saksi pihak keluarga dan penumpang kapal, pada saat cuaca buruk atau angin kencang di duga nakhoda tidak ada di ruang kemudi," jelaa Mario.

Terkait dengan fakta tersebut, Mario mengatakan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi atas kasus tenggelamnya kapal.

Karena persitiwa tersebut merupakan delik umum, maka pihak kepolisian sudah seharusnya menindaklanjuti kasus tersebut meski tanpa ada laporan.

Kuasa hukum Ayu Anjani tersebut pun berharap agar insiden yang telah terjadi tersebut bisa menjadi pembelajaran dan bahan evaluasi bagi seluruh nahkoda atau kapten serta seluruh awak kapal untuk mengedepankan keselamatan para penumpangnya.

"Agar tidak menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran bagi wisatawan yang ingin berlibur dan melakukan trip wisata ke Labuan Bajo," tandasnya.

Beberkan Kronologi

Pada Selasa (28/6/2022) pada pukul 10.15 WITA tragedi kapal tenggelam terjadi di Labuan Bajo, NTB yang terjadi pada keluarga artis Ayu Anjani.

Insiden tersebut telah menewaskan ibu dan juga adik dari Ayu Anjani yang sedang menaiki kapal yang berpenumpang 24 orang di perairan Taman Nasional Komodo (TNK).

Kronologi kejadian tersebut kemudian dijelaskan oleh ayah dari Ayu Anjani, Saraswanto Abduljabar yang juga turut menjadi korban dalam insiden kapal tenggelam tersebut.
Ia kemudian menjelaskan bagaimana detik-detik penyelamatan setelah kapal yang ditumpanginya tersebut miring.

Ayah Ayu Anjani mengatakan bahwa semua penumpang yang selamat diharuskan untuk naik ke atas sekoci yang sudah disediakan. Ia menyebutkan terdapat kapal yang mendekat ke kapal yang ia tumpangi tersebut dan membantu proses penyelamatan.

Pada saat ia diperintahkan untuk segera naik ke kapal, ia menolak sebab istri dan juga anaknya masih ada di dalam kapal tersebut.

“Saya menolak, istri saya belum ketemu. Saya minta dari orang yang punya oksigen. Ternyata kapal Andalusia ini punya compressor, pake selang panjang, semacam snopping tapi anginya dari compressor, lalu turun. Pas turun lihat kaki istri saya,” ucap Saraswanto.

Ia kemudian menjelaskan bahwa orang yang turun mencari istrinya tersebut tidak kuat dan naik kembali ke permukaaan dan mengatakan kepada Saraswanto bahwa orang tersebut melihat kaki.

Ayah Ayu Anjani tersebut dengan kaget lalu meminta kepada penyelam tersebut untuk menarik kaki yang ia temui, dan saat dinaikkan ke permukaan ternyata itu benar bahwa itu adalah jasad istrinya.

Terkait dengan hal tersebut, adik Ayu Anjani, Anne April pun menjelaskan kronologinya. Ia mengatakan bahwa pada saat itu adiknya pergi ke toilet yang berada di bagian bawah kapal.

Kemudian menurutnya, kamar ibunya tersebut bersebelahan dengan kamar tamu. Namun tamu tersebut berhasil keluar dan selamat meski badannya biru-biru, sedangkan ibunya tidak.

Adik Ayu Anjani tersebut menjelaskan bahwa pintu dari kamar ibunya tersebut sudah terbuka, namun ibunya tidak keluar karena diduga menunggu adiknya yang pada saat itu masih berada di dalam toilet.

TAG : Ayu AnjaniIbu Dan Adik Ayu Anjani TenggelamKapal Tenggelam Di Labuan BajoLabuan BajoKapal Tenggelam

Artikel Menarik Lainnya

Komentar