•   January 28
Health

Hati - Hati! Waspadai Tanda Menstruasi Berbahaya

( words)

Waspadai jika kamu mengalami kondisi ini ketika menstruasi

Helo.id - Menstruasi merupakan kondisi alami yang dialami oleh setiap wanita. Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari vagina sebagai bagian proses dari organ reproduksi wanita untuk mempersiapkan kehamilan. Biasanya menstruasi akan berlangsung setiap bulannya muncul setiap 21 hari sampai 35 hari dengan rentang waktu 3 hingga 7 hari. Selama menstruasi berlangsung, biasanya tubuh tidak akan mengeluarkan darah lebih dari 80 mililiter. 

Setiap wanita biasanya memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda baik dari rentang waktu hingga jumlah volume darah yang dikeluarkan. Sebagian wanita akan mengalami menstuasi dengan rentang waktu yang lebih lama dari lainnya. Seabgian lain akan mengalami jumlah volume darah yang berbeda dari lainnya. Tak hanya keluarnya darah saat menstruasi, keadaan hormon sebelum menstruasi yang mempengaruhi setiap wanita juga berbeda. Beberapa tanda gejala pramentruasi yang dialami wanita pada umumnya yakni sakit kepala, nyeri pada payudara, muncul jerawat, suasan hati yang mudah berubah dan mengalami perubahan gairah seks. 

Namun, ada beberapa gejala yang harus diwaspadai ketika ada perbedaan yang spesifik dari segi volume darah, warna darah, siklus menstruasi hingga kondisi yang sangat berbeda dari biasanya. Berikut ini merupakan gejala-gejala yang harus diwaspadai dan segera konsultasikan ke dokter jika mengalami gejala seperti di berikut ini.

1. Waspadai jika menstruasi leboh banyak dan lebih lama dari biasanya.

Pada umumnya rata-rata volume darah yang dikeluarkan saat menstruasi berkisar antara 30 - 40 ml setiap periode. Namun, beberapa wanita bisa mengeluarkan darah hingga 80 ml. Kondisi keluarnya darah yang berlebihan ini disebut dengan menoragia. Hal ini biasanya terlihat ketika harus mengganti pembalut setiap jamnya. Ketika darah yang keluar jumlahnya berlebihan dapat menyebabkan tubuh kehilang zat besi. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh mengalami anemia karena jumlah sel darah  merah yang diproduksi oleh zat besi akan berkurang secara signifikan. Biasanya kondisi ini ditandai dengan gejala pucat, napas pendek dan mudah lelah.

Biasanya menoragia disebabkan oleh beberapa gangguan kesehatan berikut ini:

- keguguran atau kehamilan yang tidak normal
- penggunaan kontrasepsi IUD (Intrauterine Device) atau spiral
- Sindrom polikistik ovarium (PCOS)
- polip atau fibroid pada rahim
- endometriosis
- adenomiosis
- radang panggul
- kanker rahim

2. Menstruasi yang lambat atau berhenti

Jika anda mengalami menstruasi yang terlambat atau tidak lancar juga patut diwaspadai karena termasuk kondisi yang tidak normal. Seorang wanita yang berhenti menstruasi atau sudah berusia 15 tahun belum mengalami menstruasi atau wanita yang sudah menstruasi namun tidak mengalami menstruasi selama 3 periode berturut turut disebut Amenorea.

Amenorea umumnya terjadi ketika seseorang sudah memasuki usia 50-an atau memasuki masa menopause. Namun, jika belum memasuki masa menopause maka kondisi ini perlu diwaspadai. Biasanya Amenorea yang belum waktunya bisa disebabkan karena beberapa hal, antara lain :

- sedang hamil
- olahraga yang berlebihan
- gangguan pola makan seperti Anoreksia Nervosa
- sedang menyusui
- penggunaan pil KB
- gangguan pada kelenjar otak atau hipotalamus
- menopause dini
- terdapat gangguan pada rahim

3. Nyeri yang berlebihan saat menstruasi

Saat menstruasi biasanya wanita akan mengalami nyeri dan hal ini merupakan hal yang wajar. Namun, jika kondisi nyeri yang dialami lebih parah dari biasanya disertai gejala mual, muntah, nyeri punggung, sakit kepala hingga diare atau yang disebut Dismenorea bisa menjadi indikasi tubuh mengalami endometriosis, adenomiosis, radang panggul dan fibroid.

4. Menstruasi tidak pada waktunya

Menstruasi yang datang sebelum waktunya atau lebih cepat dari biasanya bahkan bisa mengalami menstruasi 2 kali dalam sebulan perlu dicurigai dan diperiksakan ke dokter. Hal ini bisa saja dipicu oleh penyakit yang serius seperti kanker. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hal ini yakni stres, pola hidup yang tidak baik, infeksi menular seksual, penyakit tiroid dan perimenopause.

TAG : MenstruasiGejala Menstruasi BerbahayaKenapa Terlambat Menstruasi

Artikel Menarik Lainnya

Komentar