•   May 23
Viral

Pemkot Surabaya Berikan Trauma Healing, Kepada Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran

( words)

Pemkot Surabaya Berikan Trauma Healing, Kepada Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran

Helo.id - Pasca terjadinya insiden ambruknya wahana seluncuran, membuat Pemerintah Kota Surabaya memberikan pendampingan trauma healing atau penyembuhan dari rasa traumatik kepada belasan warga yang mayoritas adalah anak-anak saat menjadi korban ambrolnya seluncuran Kenpark, Sabtu (7/5).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jatim, Minggu, mengatakan, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya untuk memberikan pendampingan hingga sembuh.

"Pemkot Surabaya akan memberikan pendampingan kepada semua korban untuk penyembuhan rasa trauma yang dilakukan oleh DP3APPKB. Jadi didampingi terus sampai sembuh total," ujar dia.

Wali Kota Eri mengatakan, peristiwa kecelakaan di tempat wisata Kenjeran Park (Kenpark) pada Sabtu (7/5) menyebabkan trauma mendalam bagi 16 korban yang mengalami luka berat maupun ringan saat kejadian. Setelah menjenguk masing-masing korban di RSUD Seotomo dan RSUD Soewandhie pada Sabtu (7/5) malam. 

Wali Kota Eri ingin para korban yang mengalami insiden ini untuk didampingi hingga kondisinya pulih normal. Dia mengatakan, dari delapan korban yang dirawat di RSUD Soewandhie ada tiga orang mengalami patah tulang sedangkan satu orang tidak mengalami luka serius, namun mengalami pusing.

"Untuk satu orang korban ini tidak mengalami kendala apa-apa, setelah dilakukan CT Scan kondisinya normal tidak ada patah tulang dan cedera lainnya, akan tetapi mengalami pusing. Meskipun begitu harus dirawat inap dan dilakukan observasi dulu oleh tim medis, Insya Allah tidak sampai kenapa-kenapa kita doakan bersama," ucap dia.

Wali kota juga menyampaikan, dalam kejadian ini pihak pengelola Kenjeran Park wajib bertanggung jawab memberikan bantuan biaya pengobatan kepada seluruh korban, mulai dari perawatan, operasi, kontrol kesehatan dan sebagainya hingga dinyatakan sembuh total.

"Saya pastikan juga, ketika korban akan melakukan kontrol ke rumah sakit dan ternyata kesulitan menjangkaunya, maka hukumnya wajib kami mengantarkannya menggunakan ambulans Dinkes yang ada di Puskesmas atau rumah sakit," kata Eri.

Eri berharap semua korban yang mengalami peristiwa ini bisa segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. Saat di RSUD Seowandhie, Eri juga memberikan semangat kepada salah satu korban anak PR, 10, yang mengalami cedera ringan dan telah dilakukan perawatan.

"Yakin sembuh ya, Suroboyo kudu wani (Surabaya harus berani) semangat ya, pasti sembuh," tutur Eri kepada bocah kelas 5 SD tersebut.

Setelah itu Eri meminta petugas RSUD Soewandhie untuk segera mengantarkan korban yang sudah diperbolehkan pulang. 

"Ayo iki endi mobile, ndang diterno (ayo mana ini mobilnya, lekas diantar). Ambulane disiapno (mobil ambulansnya disiapkan), kalau kurang antarpakai mobil operasional lainnya saja," papar dia. 

Diberitakan sebelumnya, tentang sebuah kejadian mengerikan di Waterpark Kenjeran Surabaya. Pasalnya, wahana seluncuran panjang di Waterpark Kenjeran Surabaya mendadak ambruk pada Sabtu (7/5) siang. Dari rekaman video amatir seorang warganet, seluncuran tersebut ambruk pada pukul 13.05 WIB.

Dalam video tampak wahana seluncuran berwarna biru itu tiba-tiba ambruk hingga banyak pengunjung yang di dalam wahana seluncuran jatuh dari ketinggian. Terdengar teriakan para pengunjung wahana saat menyaksikan seluncuran biru tersebut ambruk begitu saja.

Kontan semua pengunjung langsung berkerumun mencoba menyelamatkan para pengunjung yang jatuh bersama puing-puing wahana. Dalam video lain, tampak pula sejumlah pengunjung membantu mengangkat seorang pria dewasa yang menjadi korban dari insiden robohnya wahana seluncuran Waterpark Kenjeran Surabaya.

Video tersebut langsung menjadi viral di media sosial hingga menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaitkan insiden berdarah tersebut karena overkapasitas wahana seluncuran di Waterpark Kenjeran Surabaya. Selain itu, ada juga warganet yang menduga bahwa wahana seluncuran itu sudah lama tak dipakai.

"2 tahun nggak dipakai jadi begitu," komentar akun @uygg***.

"Overkapasitas itu... Jadi ga kuat nahan beban belasan orang alhasil ambrolll.. semoga tidak ada korban jiwa.. keep safety bro," sambung akun @nana***.

"Ya Allah.. sekali dipake rame-rame lebaran mlh musibah," tandas akun @slv***.

Dari informasi yang beredar, diduga ada 9 korban yang mengalami luka-luka. Kesembilan korban disebut masih anak-anak dan dikabarkan mengalami geger otak hingga patah tulang. Para korban hingga saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Soewandhi.

"Perkembangan sementara saat ini keseluruhan korban di area bagian depan waterpark sudah mendapatkan penanganan total 9 orang anak," ujar Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun saat dilansir detikJatim, Sabtu (7/5).

Perlu diketahui, jika Kenjeran yang biasanya disebut Kenjeran Park, yang sebelumnya didedikasikan tempat wisata anak muda, kini sekarang lebih diarahkan pada wisata keluarga. Di tempat ini pula nantinya akan dibangun Kenjeran Edutainment Park yang difungsikan sebagai wahana bermain dan belajar anak-anak. 

Di Kenpark sendiri juga terdapat Sanggar Agung atau Hong Shan Tang yang merupakan tempat peribadahan umat Tri Dharma yang diresmikan pada tahun 1999 lalu. Di sanggar ini sendiri anda akan bisa melihat patung Dewi Kwan In yang tingginya mencaai kurang lebih 20meter. Sejak tempat ini diresmikan, banyak pengunjung yang datang kesini. 

 
 

TAG : ViralKabar ViralKecelakaanAnak-AnakWisata

Artikel Menarik Lainnya

Komentar