•   May 23
Viral

Walikota Surabaya Langsung Jenguk Korban, Akibat Ambruknya Seluncuran di Kenjeran

( words)

Walikota Surabaya Langsung Jenguk Korban, Akibat Ambruknya Seluncuran di Kenjeran

Helo.id - Sempat dihebohkannya, dengan tragedi seluncuran yang ambruk di Kenjeran Surabaya. Membuat Eri Cahyadi, Sabtu (7/5) malam, menjenguk belasan warga yang menjadi korban kecelakaan ambrolnya seluncuran kolam renang Kenjeran Park (Kenpark). Eri Cahyadi menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Soetomo dan RSUD Soewandhie.

"Kami juga minta kepada manajemen untuk bertanggung jawab penuh dan saya juga minta agar mengecek kembali wahananya, yang sekarang masih dalam penyelidikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ucap Eri Cahyadi. 

Setibanya di IGD RSUD Dr Soetomo, Wali Kota Eri langsung menuju ke ruang ICU untuk melihat langsung kondisi korban kecelakaan di wahana tersebut. Satu persatu pasien di lihat kondisinya sembari memberikan semangat kepada pihak keluarga korban.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata Wiwiek Widyati dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Tomi Ardiyanto.

"Tidak ada korban jiwa, yang tiga tadi masih ada di IGD dan yang empat sudah ada di tempat rawat inap, sedangkan yang satu sudah persiapan untuk pulang karena mengalami luka ringan," ujar Eri.

Eri Cahyadi juga menyampaikan kepada dokter yang menangani pasien untuk memantau dan memberikan perawatan secara maksimal agar segera pulih. Dia juga menyampaikan kepada pihak manajemen Kenjeran Park untuk bertanggung jawab memberikan bantuan pengobatan hingga kondisi pasien kembali pulih normal.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga mengimbau agar pihak pengelola wisata Kenjeran Park untuk lebih waspada dan menjadikan hal ini sebagai pembelajaran. Dia juga menyampaikan, setiap investor yang memiliki tempat wahana wisata tentu harus memiliki izin, disamping itu juga harus diimbangi dengan perawatan berkala agar tidak terjadi lagi hal serupa di tempat wisata lain di Kota Surabaya.

Dalam pemeliharaan itu kan milik swasta, jadi kalau pemeliharaan ini dilakukan oleh investor dan harus menjamin layak fungsi wahananya, maka dari itu kita nanti lakukan evaluasi di tempat wahana atau wisata lainnya.

Diberitakan sebelumnya, tentang sebuah kejadian mengerikan di Waterpark Kenjeran Surabaya. Pasalnya, wahana seluncuran panjang di Waterpark Kenjeran Surabaya mendadak ambruk pada Sabtu (7/5) siang. Dari rekaman video amatir seorang warganet, seluncuran tersebut ambruk pada pukul 13.05 WIB.

Dalam video tampak wahana seluncuran berwarna biru itu tiba-tiba ambruk hingga banyak pengunjung yang di dalam wahana seluncuran jatuh dari ketinggian. Terdengar teriakan para pengunjung wahana saat menyaksikan seluncuran biru tersebut ambruk begitu saja.

Kontan semua pengunjung langsung berkerumun mencoba menyelamatkan para pengunjung yang jatuh bersama puing-puing wahana. Dalam video lain, tampak pula sejumlah pengunjung membantu mengangkat seorang pria dewasa yang menjadi korban dari insiden robohnya wahana seluncuran Waterpark Kenjeran Surabaya.

Video tersebut langsung menjadi viral di media sosial hingga menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaitkan insiden berdarah tersebut karena overkapasitas wahana seluncuran di Waterpark Kenjeran Surabaya. Selain itu, ada juga warganet yang menduga bahwa wahana seluncuran itu sudah lama tak dipakai.

"2 tahun nggak dipakai jadi begitu," komentar akun @uygg***.

"Overkapasitas itu... Jadi ga kuat nahan beban belasan orang alhasil ambrolll.. semoga tidak ada korban jiwa.. keep safety bro," sambung akun @nana***.

"Ya Allah.. sekali dipake rame-rame lebaran mlh musibah," tandas akun @slv***.

Dari informasi yang beredar, diduga ada 9 korban yang mengalami luka-luka. Kesembilan korban disebut masih anak-anak dan dikabarkan mengalami geger otak hingga patah tulang. Para korban hingga saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Soewandhi.

"Perkembangan sementara saat ini keseluruhan korban di area bagian depan waterpark sudah mendapatkan penanganan total 9 orang anak," ujar Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun saat dilansir detikJatim, Sabtu (7/5).

Perlu diketahui, jika Kenjeran yang biasanya disebut Kenjeran Park, yang sebelumnya didedikasikan tempat wisata anak muda, kini sekarang lebih diarahkan pada wisata keluarga. Di tempat ini pula nantinya akan dibangun Kenjeran Edutainment Park yang difungsikan sebagai wahana bermain dan belajar anak-anak. 

Di Kenpark sendiri juga terdapat Sanggar Agung atau Hong Shan Tang yang merupakan tempat peribadahan umat Tri Dharma yang diresmikan pada tahun 1999 lalu. Di sanggar ini sendiri anda akan bisa melihat patung Dewi Kwan In yang tingginya mencaai kurang lebih 20meter. Sejak tempat ini diresmikan, banyak pengunjung yang datang kesini. 

 
 

TAG : ViralKabar ViralKecelakaanAnak-AnakWisata

Artikel Menarik Lainnya

Komentar