•   May 23
Viral

Keluarga Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran, Kini Ancam Tuntut Pihak Pengelola

( words)

Keluarga Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran, Kini Ancam Tuntut Pihak Pengelola

Helo.id - Adanya kejadian ambruknya seluncuran air Waterpark di area wisata Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya Sabtu (7/5/2022) siang mengejutkan banyak pihak. Terutama bagi keluarga korban. Meski para korban sudah dilarikan ke rumah sakit. 

Tapi keluarga korban tetap meminta pihak Waterpark Kenjeran, Surabaya, bertanggung jawab secara penuh. Salah seorang keluarga korban, Mahfudz mendesak pihak Waterpark Kenjeran harus bertanggung jawab penuh terhadap korban tragedi ambrolnya seluncur air.

“Saya berharap kepada pemilik wisata water park ini bertanggung jawab sepenuhnya. Karena atas insiden ini yang dirugikan banyak kalangan masyarakat menengah ke bawah,” ujar Mahfudz.

Ia mengaku bahwa ada tiga korban merupakan keponakannya. Ia menyebut dua perempuan dan satu laki-laki. 

“Kebetulan keponakan saya sendiri yang tiga orang,” ucapnya.

Apabila persoalan ini tidak dituntaskan, ia akan membawa insiden ini ke ranah hukum dan menuntut pihak Waterpark Kenjeran, Surabaya.

“Kalau tidak sampai persoalan ini dituntaskan secara total. Maka saya akan menuntut pemilik Kenjeran Park,” katanya.

Di satu sisi, ia merasa kecewa atas sikap pengelola Waterpark Kenjeran yang justru menyalahkan pengunjung atas ambrolnya seluncur air.

“Saya sangat kecewa ketika membaca berita yang mana pihak Kenjeran Park malah terkesan ‘cuci tangan’ dengan menyalahkan pengunjung di sana (Waterpark). Ini sangat ironis sekali” tuturnya.

Ia juga meminta agar wisata tersebut ditutup untuk sementara waktu sampai masa perbaikan dan layak dikunjungi wisatawan.

“Wisata ini harus tutup sementara dan harus diperbaiki sampai layak,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, tentang sebuah kejadian mengerikan di Waterpark Kenjeran Surabaya. Pasalnya, wahana seluncuran panjang di Waterpark Kenjeran Surabaya mendadak ambruk pada Sabtu (7/5) siang. Dari rekaman video amatir seorang warganet, seluncuran tersebut ambruk pada pukul 13.05 WIB.

Dalam video tampak wahana seluncuran berwarna biru itu tiba-tiba ambruk hingga banyak pengunjung yang di dalam wahana seluncuran jatuh dari ketinggian. Terdengar teriakan para pengunjung wahana saat menyaksikan seluncuran biru tersebut ambruk begitu saja.

Kontan semua pengunjung langsung berkerumun mencoba menyelamatkan para pengunjung yang jatuh bersama puing-puing wahana. Dalam video lain, tampak pula sejumlah pengunjung membantu mengangkat seorang pria dewasa yang menjadi korban dari insiden robohnya wahana seluncuran Waterpark Kenjeran Surabaya.

Video tersebut langsung menjadi viral di media sosial hingga menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaitkan insiden berdarah tersebut karena overkapasitas wahana seluncuran di Waterpark Kenjeran Surabaya. Selain itu, ada juga warganet yang menduga bahwa wahana seluncuran itu sudah lama tak dipakai.

"2 tahun nggak dipakai jadi begitu," komentar akun @uygg***.

"Overkapasitas itu... Jadi ga kuat nahan beban belasan orang alhasil ambrolll.. semoga tidak ada korban jiwa.. keep safety bro," sambung akun @nana***.

"Ya Allah.. sekali dipake rame-rame lebaran mlh musibah," tandas akun @slv***.

Dari informasi yang beredar, diduga ada 9 korban yang mengalami luka-luka. Kesembilan korban disebut masih anak-anak dan dikabarkan mengalami geger otak hingga patah tulang. Para korban hingga saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Soewandhi.

"Perkembangan sementara saat ini keseluruhan korban di area bagian depan waterpark sudah mendapatkan penanganan total 9 orang anak," ujar Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun saat dilansir detikJatim, Sabtu (7/5).

Perlu diketahui, jika Kenjeran yang biasanya disebut Kenjeran Park, yang sebelumnya didedikasikan tempat wisata anak muda, kini sekarang lebih diarahkan pada wisata keluarga. Di tempat ini pula nantinya akan dibangun Kenjeran Edutainment Park yang difungsikan sebagai wahana bermain dan belajar anak-anak. 

Di Kenpark sendiri juga terdapat Sanggar Agung atau Hong Shan Tang yang merupakan tempat peribadahan umat Tri Dharma yang diresmikan pada tahun 1999 lalu. Di sanggar ini sendiri anda akan bisa melihat patung Dewi Kwan In yang tingginya mencaai kurang lebih 20meter. Sejak tempat ini diresmikan, banyak pengunjung yang datang kesini. 

 
 

TAG : ViralKabar ViralKecelakaanAnak-AnakWisata

Artikel Menarik Lainnya

Komentar