•   December 9
Viral

Salut! Seorang Wanita Rela Donorkan Ginjalnya, Kepada Kakak dari Sahabatnya

( words)

Salut! Seorang Wanita Rela Donorkan Ginjalnya, Kepada Kakak dari Sahabatnya

Helo.id - Tidak semua orang bisa menjadi pendonor ginjal. Bila Anda memutuskan untuk mendonorkan ginjal Anda, ada beberapa persyaratan dan persiapan donor ginjal yang perlu dipenuhi, sehingga Anda bisa dinyatakan layak untuk mendonorkan ginjal.

Donor ginjal merupakan salah satu bentuk tindakan mulia yang dapat menyelamatkan nyawa penderita penyakit ginjal, misalnya gagal ginjal kronis. Banyak alasan yang menjadi faktor penentu seseorang mau melakukan donor ginjal. Terkait dengan hal tersebut, seorang wanita berikut ini juga rela donorkan ginjalnya, kepada kakak sahabatnya, seperti berikut ini.

Viral kisah wanita yang rela mendonorkan salah satu ginjalnya untuk kakak sahabatnya. Pengalamannya menjadi pendonor ginjal di akun twitternya @_fransiskancis. Siska yang saat ini berusia 30 tahun melakukan donor ginjal untuk kakak dari temannya yang berusia 42 tahun. Operasi donor ginjal dilakukan pada 9 November 2021.

"Besok hari bersejarah bagi saya, 9 November 2021. Hari ini adalah hari terakhir saya bisa merasakan sebagai manusia berginjal dua. Besok saya akan melihat satu ginjal saya berada di raga orang lain," tulis Siska dalam utasan, Senin (8/11/2021).

Cerita ini berawal saat temannya yang meminta tolong untuk donor golongan darah O+ untuk kakaknya yang sedang sakit gagal ginjal. Meskipun tidak ada hubungan darah dengan penerima donor, Siska akui lakukan donor ginjal atas dasar kemanusiaan. Diketahui bahwa Siska juga sudah lama aktif dalam melakukan kegiatan sosial.

"Alasan saya hanya untuk kemanusiaan. Kebaikan adalah bentuk kemanusiaan terbaik. Jangan bawa organmu ke surga, di sini banyak yang membutuhkan," ucap Siska saat dilansir detikcom, Rabu (24/11/2021).

Serangkaian pemeriksaan telah dijalani Siska selama hampir 10 bulan pada akhirnya ia diputuskan lolos sebagai pendonor ginjal.

"Pendonoran ginjal ini melalui serangkaian tahap dan tes. Mulai dari awal yaitu wajib konsultasi, kelengkapan dan legalitas dokumen, edukasi, advokasi, tes medis kecocokan ginjal dan medical check up lainnya. Prosesnya sendiri yang saya alami adalah 10 bulan," kata Siska.

Siska mengakui bahwa tahapan advokasi merupakan yang paling sulit. Pasalnya, di tahap ini akan dilakukan wawancara bersama dokter dan pihak hukum untuk memastikan bahwa donor ginjal tidak dikomersialkan. Namun, secara umum ia tidak mengalami kendala berarti selama menjalani proses persiapan untuk donor ginjal tersebut.

"Selama 10 bulan, tidak ada kendala sih untuk saya pribadi," tambahnya.

Terlihat dalam utasan yang dibagikannya, operasi donor ginjal berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan.

"Mau cerita, yaa. Lagi shock kaget soalnya. Barusan dapet hasil laboratorium darah dari si penerima ginjalku, dan tara hasil lab darah fungsi ginjalnya: Ureum dan Kreatinin: NORMAL," tulis Siska dilansir utasan, Sabtu (20/11/2021).

Perlu diketahui, jika setelah dokter menyatakan bahwa Anda layak menjadi pendonor ginjal, Anda perlu menjalani beberapa persiapan berikut ini, yaitu.

1. Menghentikan konsumsi obat tertentu

Dokter mungkin akan menyarankan pendonor ginjal untuk menghindari konsumsi obat-obatan yang dapat mengganggu pembekuan darah, seperti aspirin, ibuprofen, atau obat pengencer darah setidaknya selama seminggu sebelum operasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko perdarahan berat selama prosedur berlangsung dan setelahnya.

2. Menjalani diet sehat

Mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak, mungkin akan disarankan sebelum Anda menjalani operasi donor ginjal. Anda juga sebaiknya menghindari makanan dan minuman tertentu, seperti minuman beralkohol, beberapa minggu sebelum dan setelah operasi.

3. Melakukan olahraga secara rutin

Sebelum melakukan donor ginjal, calon pendonor biasanya disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin. Jenis olahraga yang dapat dilakukan bisa berupa jalan santai, bersepeda, atau berenang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh Anda agar masa pemulihan pascaoperasi ginjal bisa berjalan dengan lancar.

4. Menghentikan kebiasaan merokok

Sekitar 4 minggu sebelum operasi donor ginjal dilakukan, pendonor ginjal harus menghentikan kebiasaan merokok. Hal ini dikarenakan merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi dan menghambat proses pemulihan pascaoperasi. Jika kebiasaan merokok sulit dihentikan, mintalah saran dari dokter.

5. Mempersiapkan mental

Menyiapkan mental sebelum melakukan operasi donor ginjal sama pentingnya dengan menyiapkan kesehatan fisik. Agar pemberi donor ginjal tidak merasa gugup dan merasakan kekhawatiran berlebih, cobalah berdiskusi dengan kerabat terdekat, orang yang pernah melakukan donor ginjal, atau dokter.

6. Melakukan relaksasi

Menjaga pikiran agar tetap rileks juga penting untuk dilakukan. Hal ini bisa Anda peroleh dengan melakukan aktivitas yang digemari, misalnya pergi menonton film, menghabiskan waktu bersama teman, atau melakukan teknik relaksasi berupa yoga dan meditasi.

Waktu pelaksanaan operasi donor ginjal biasanya akan diberi tahu dokter sekitar 4–6 minggu sebelum operasi dilakukan. Dalam masa tersebut, Anda dapat mempersiapkan diri dan mengatur jadwal rutinitas sehari-hari. Setelah operasi, tubuh membutuhkan waktu setidaknya sekitar 4–6 minggu untuk pulih sebelum Anda bisa menjalani aktivitas dengan normal kembali.

Selama proses pemulihan, pemberi donor ginjal akan merasa nyeri dan tidak nyaman. Namun, keluhan ini dapat diatasi dengan obat penghilang rasa sakit dari dokter. Apabila sakit terasa sangat mengganggu dan penggunaan obat tidak dapat meredakannya, segera temui dokter ginjal kembali untuk mendapatkan penanganan.

TAG : Viral

Artikel Menarik Lainnya

Komentar