•   September 17
Viral

Miris! Curhatan Seorang MUA yang Ditipu Kliennya, Ngaku Prewedding Namun Malah Untuk Wedding

( words)

Miris! Curhatan Seorang MUA yang Ditipu Kliennya, Ngaku Prewedding Namun Malah Untuk Wedding

Helo.id - Perias atau yang lebih beken dengan istilah make-up artist (MUA) adalah orang-orang yang melakoni pekerjaan merias wajah, terkadang juga menata rambut klien untuk berbagai kepentingan. Mulai dari pesta, wisuda, pernikahan, ataupun keperluan pemotretan, panggung, dan peragaan. Jadi bukan terbatas periasnya artis.

MUA berperan mengubah penampilan klien menggunakan bahan dan peralatan kosmetik. Seorang MUA harus menguasai berbagai teknik merias, seperti shading, contouring, blending, tightline, dan lainnya. Teknik merias diperlukan agar bisa memenuhi ekspektasi klien. 

Pekerjaan ini juga membutuhkan cita rasa dan kepekaan untuk memilih gaya yang akan menjadi tren. Seorang MUA profesional biasanya punya ciri khas dalam goresan yang dilukiskan di wajah klien, sehingga riasan yang ditampilkan berkarakter. Namun dibalik menjadi MUA tentunya terdapat banyak kisah didalamnya, seperti berikut ini.

Media sosial kembali dihebohkan oleh konten video viral akun MUA yang mengaku ditipu oleh pengantin pelit alias tak mau mengeluarkan uang lebih untuk membayar makeup artist (MUA). Pengantin tersebut mengaku ingin sesi foto prewedding demi harga makeup lebih murah.

Namun ternyata saat hari-H, wanita itu bukan melaksanakan prewedding, melainkan acara akad nikah. Kisah tersebut dibagikan oleh akun TikTok @makeoverwithdesma. Dalam video tersebut, ia membagikan tangkap layar percakapan di WhatsApp bersama klien yang telah menipunya. 

@makeoverwithdesma

bilangnya prewed ternyata jadi manten. mengcape 😏 #mua#makeupartist#sukadukamua

♬ Oh No - Kreepa

Saat dilansir Wolipop, Desmaniar Meuthia, makeup artist yang mengunggah video TikTok tersebut. Ia pun menceritakan kisah lengkap di balik video pengantin yang berbohong demi mendapatkan harga makeup lebih murah itu.

"Pada awalnya mengirimkan WhatsApp untuk konsultasi dan menanyakan pricelist. Saya tanya untuk acara apa, jawabnya untuk foto studio tapi memakai kebaya. Lalu diberikan pricelist sesuai dengan service yang diminta. Setelah itu menanyakan sewa baju, saya tanya kembali beberapa kali untuk acara apa dan jawabnya tetap antara untuk foto dan untuk foto prewedding," ujar Desma saat dilansir Wolipop. 

Ketika Desma datang ke lokasi rumah kliennya pada hari-H yang sudah ditentukan, dia tidak melihat ada dekorasi atau keramaian seperti acara pernikahan. Namun di kamar dia melihat ada kotak hantaran mahar.

"Saya bertanya ngobrol-ngobrol lah ya dengan klien, kapan acara weddingnya? Jawabnya bulan depan. Lalu saya juga menanyakan kotak hantaran tersebut disebutkan juga untuk acara bulan depan. Selama proses make up keluarga semuanya sibuk bersiap-siap, sampai cari sewa mobil dan lain-lain," ucap Desma yang mulai curiga.

Puncaknya saat Desma ingin pamit pulang dan keluar kamar, ibu kliennya muncul sambil memakai kebaya putih. Penampilan sang ibu klien membuat Desma yakin wanita yang diriasnya bukan hendak foto prewedding.

"Membuat saya yakin kalau itu bukan sekadar foto prewedding saja. Karena rasanya tidak mungkin untuk prewedding saja seluruh keluarga mau diangkut," ungkapnya.

MUA yang tinggal di Bangka Belitung itu baru menyadari ketika ia mengunggah foto hasil riasannya di media sosial. Setelahnya ada seorang temannya yang mengatakan jika calon pengantin tersebut sudah menikah.

"Saya tahu hari Rabu kemarin (1/9/2021). Waktu saya upload foto klien di Instagram ada temannya yang merespon. Kebetulan saya juga kenal dengan orang tersebut. Saya menanyakan, apa bener klien tersebut hanya prewedding, ternyata dijawab menikah," tutur Desma yang langsung terkejut.

"Reaksi saya begitu tahu langsung mengontak klien tersebut dan menanyakan. Apa benar kemarin akad nikah bukan prewedding. Dia mengakui (menikah-red) dengan berbagai alasan," imbuh makeup artist 31 tahun itu.

Desma yang sudah menjadi MUA spesialis pernikahan selama lima tahun itu menyebutkan jika pernikahan adalah ibadah seumur hidup. Bagi kamu yang ingin menikah, mulailah dengan cara yang baik, jujur dan terbuka dengan vendor yang sudah dipilih.

"Supaya semua mendoakan kebaikan terhadap pernikahan kalian. Apabila budget memang terbatas, turunkan lah dulu gengsinya, cari dulu vendor yang sesuai dengan budget yang ada. Kalau memang mau mencoba, jujur saja dengan MUA yang kalian sukai. Siapa tahu rezeki MUA tersebut mau membantu," paparnya.

Desma menanggapi postinganya yang menuai kontroversi dari warganet. Ia mengatakan warganet yang berkomentar negatif ada yang belum memahami konsep kerja MUA.

"Sebenarnya pro kontra itu hal yang wajar ya, apalagi profesi make up artist juga sedang berkembang. Mungkin banyak yang belum memahami konsep kerja profesi ini terutama yang belum pernah menggunakan jasa MUA," terang Desma saat dilansir Wolipop, Kamis (9/9/2021).

Ia mengaku jika rekan-rekan satu profesinya sudah banyak yang menyuarakan hal yang sama. Mereka yang sudah sering menggunakan jasa MUA akan memahami mengapa seorang pengantin jangan mengaku-ngaku ingin prewedding demi harga jasa makeup artist lebih murah.

"Netizen pun banyak yang pro. Mungkin masih banyak yang kontra, tapi pasti suatu saat juga akhirnya memahami kalau sudah waktunya mereka membutuhkan jasa MUA," katanya.

Desma mengaku banyak menerima komentar jika ia terlalu mempermasalahkan kliennya yang mengaku melakukan sesi foto prewedding. Padahal klien tersebut menggelar acra akad nikah. Ia pun ingin agar kliennya jujur.

"Mengenai kejujuran sebenarnya kan hal yang basic saja ya. Supaya sama-sama enak dan mudah kerjasamanya," tambahnya.

Desma pun menjelaskan kenapa makeup prewedding tidak bisa digunakan untuk pernikahan. Dia menegaskan jika formula makeup untuk prewedding berbeda dengan makeup akad nikah. Begitu juga dengan ketahanan makeup yang digunakan.

"Beda formulanya, prewedding kan tidak ada momen haru. Sedangkan kalau akad nikah ada momen haru, seringnya pengantin menangis di momen akad nikah," bebernya.

Selain itu untuk acara pernikahan diracik secara khusus agar pengantin tetap tampil flawless.

"Untuk wedding formulanya diracik khusus, dikerjakan dengann lebih sabar dan teliti, kita juga wajib service untuk menjaga mood pengantin. Supaya ketika acara semua puas, baik pengantin, keluarga, dan MUA sendiri. Apalagi untuk momen yang diharapkan hanya sekali seumur hidup," jelasnya.

Desma menyampaikan kejadian seperti ini bisa diminimalisir agar tidak terulang kembali untuk dirinya dan makeup artist lainnya.

"Kita memang tidak bisa selalu menghindari, tapi untuk meminimalisir terjadinya hal serupa, terutama buat teman-teman MUA yang juga baru merintis. Mungkin bisa merancang list harga dan layanan apa saja yang akan didapatkan sedetail mungkin. Juga jangan ragu untuk menanyakan dan memastikan dari awal, jasa apa yang dibutuhkan oleh calon klien," tukas Desma.

TAG : Viral

Artikel Menarik Lainnya

Komentar