•   August 5
Viral

Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Oknum Satpol PP yang Lakukan Penganiayaan Kini Resmi Dicopot Jabatannya

( words)

Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Oknum Satpol PP yang Lakukan Penganiayaan Kini Resmi Dicopot Jabatannya

Helo.id - Pada akhirnya, oknum Satpol PP Gowa yang menganiaya pasangan suami istri pemilik kafe di Jalan Panciro dicopot dari jabatannya. Sebelumnya, dia juga telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan oleh Polres Gowa. Tersangka berinisial MR resmi dicopot dari jabatan sebagai Sekretaris Satpol PP. Keputusan ini disampaikan langsung Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

"Setelah melalui pemeriksaan maraton oleh Inspektorat, berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan telah melanggar kedisiplinan ASN. Atas dasar itu, hari ini, Sabtu 17 Juli, yang bersangkutan saya copot dari jabatannya," papar Adnan, Sabtu (17/7/2021)

Dia mengungkapkan, pemkab akan meninjau status kepegawaian MR. Namun pihaknya masih menunggu hasil proses hukum yang saat ini sementara berjalan di Polres Gowa.

Jika proses hukum yang dijalani tersangka sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), maka akan dilihat hukuman selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

"Di PP Nomor 17/2020 ini berbunyi, dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan hukuman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana," ujar Adnan.

Selain mencopot oknum Satpol PP, bupati juga mengaku sudah memberikan teguran kepada Pjs Sekda Gowa Kamsinah. Adnan juga mengingatkan kepada seluruh perangkat pemerintahan lingkup Pemkab Gowa agar berhati-hati dalam menjalankan tugas.

"Keputusan ini sekaligus sebagai warning bagi perangkat pemerintahan dalam menjalankan tugas-tugasnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tentang video yang memperlihatkan operasi penegakan PPKM mikro yang terjadi di kedai di Gowa, Sulawesi Selatan. Berdasarkan keterangan video, kronologi kejadian diawali dari empat tim yang dikerahkan untuk penegakan PPKM Mikro. 

Selama pengawasan itu, Satpol PP mendengar suara musik yang cukup keras dari sebuah warkop. Oknum Satpol PP pun masuk ke warkop itu mencari pemilik dan meminta izin operasi.

"Mana surat izin ini kafe saya mau lihat," tanya Satpol PP itu dalam video seperti dilansir oleh Suara.com, Kamis (15/7/2021).

Aksi oknum Satpol PP itu direkam oleh pemilik warkop yang memiliki istri yang sedang hamil. Mereka pun cekcok yang berakhir dengan aksi pemukulan oknum Satpol PP itu ke pria pemilik warkop yang merekamnya. 

Tak sampai di situ, oknum Satpol PP itu kemudian menyasar istri pemilik warkop. Sang istri yang sedang hamil itu dipukul oleh Satpol PP sehingga berakhir dengan teriakan suami.

"Pelan-pelan pak, orang lagi hamil pak, santai pak. Kurang ajar pak, kurang ajar kamu mukul pak," ujar suami ibu hamil tersebut.

Rekaman video pun menjadi kacau dan dipenuhi dengan teriakan. Ibu hamil itu sendiri terlihat memegangi meja dan tertunduk. Keterangan akun menyebutkan jika istri pemilik warkop itu sendiri disebutkan awalnya melempar kursi ke oknum Satpol PP karena tidak terima suaminya dipukul.

Tak terima, oknum Satpol PP itu tanpa ragu mendatangi dan memukul ibu hamil itu. Peristiwa itu akhirnya dilerai oleh anggota Satpol PP lainnya dan seorang polisi yang ikut dalam patroli PPKM ini. Kabar terbaru melaporkan jika ibu hamil itu kemudian menjalani pemeriksaan di Polres Gowa. 

Namun, ia tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri. Perempuan yang tengah mengandung 9 bulan itu diduga pingsan karena kelelahan sehingga perutnya mengalami kontraksi. Kini, ia dilarikan ke rumah sakit.

Aksi petugas tersebut menduduki trending nomor 1 Twitter Indonesia. Saat dilansir suara.com di Trending Twitter Indonesia pada Kamis (15/7/2021), Satpol PP ada di peringkat pertama di Trending Twitter Indonesia. Kata 'Satpol PP' telah dicuitkan lebih dari 19,7 ribu kali. Saat diklik, muncul beberapa akun yang mengunggah video aksi penganiayaan tersebut.

Ada dua versi video yang beredar, pertama dari video di ponsel milik suami, sementara versi kedua dari CCTV kedai. Berdasarkan penelusuran di kolom balasan atau reply, beberapa warganet juga mengunggah screenshot berisi akun milik petugas Satpol PP.

Mulai dari akun Facebook, Instagram, hingga Getcontact turut jadi sasaran warganet. Belum diketahui apakah akun yang beredar itu benar-benar milik oknum petugas Satpol PP, tapi warganet kadung menyerang akun tersebut. Meskipun geram, banyak warganet iba terhadap perempuan yang disebut dalam kondisi hamil dan diserang si petugas. Berikut cuitannya:

"2beer! Halo Pak Satpol PP yang terhormat, itu yang Anda memukul wanita hamil loh????? Iya tau mereka salah, tapi menggunakan kekerasan apalagi ke wanita hamil itu juga salah?????" kata @tubirfess.

"Kasian banget apalagi itu yang istrinya lagi hamil terus katanya kena pukul juga, warungnya di acak-acak, gelas di pecah-pecahin. Dasar Satpol PP biadab!!!" kata @muchhilalr19.

"kenapa sih harus pake kekerasan? kalo udah pake seragam tuh jadi nambah kekuatan apa gimana? berasa paling kuat kalo udah pake seragam? kalo udah pake seragam mukul orang tuh jadi boleh gitu?" kata @hanatalianto.

"Wajib diviralkan, gila mukul perempuan hamil. Ngapain juga ngomentarin baju orang di rumahnya sendiri?" kata @anandaprima.

TAG : Viral

Artikel Menarik Lainnya

Komentar