•   June 13
Health

Selain Sering Menjadi Olahan Makanan, Ubi Jalar Ternyata Juga Memiliki Banyak Manfaat untuk Tubuh

( words)

Selain Sering Menjadi Olahan Makanan, Ubi Jalar Ternyata Juga Memiliki Banyak Manfaat untuk Tubuh

Helo.id - Ubi jalar atau Ipomoea batatas adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan, Papua. Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi.

Ubi jalar merupakan sumber makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Jenis umbi-umbian ini mudah ditemui di pasaran dengan harga relatif murah. Ubi jalar baik dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga orang tua. Ubi jenis ini memiliki rasa yang enak dan tekstur yang lembut.

Di era modern ini, telah beredar luas makanan hasil olahan ubi jalar. Mulai camilan, kue bolu, pudding hingga minuman. Untuk camilan, ubi bisa dikukus atau digoreng. Sementara untuk minuman, rasa ubi jalar lebih terkenal dengan sebutan rasa 'taro'. Ubi jalar mengandung lebih dari 40 persen kebutuhan sehari-hari bagi tubuh seperti vitamin A, serat, dan potasium. Ubi jalar juga mengandung gula alami yang lebih banyak dari kentang.

Terlebih, makanan ini mengandung kalori yang lebih sedikit daripada kentang. Menurut hasil studi Livescience, satu buah ubi jalar berukuran sedang atau sekitar 130 gram, mengandung 100 kalori dengan nol lemak. Sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi, berikut ini manfaat ubi jalar, seperti yang dilansir dari SehatQ.

1. Menurunkan berat badan

Manfaat ubi jalar untuk diet menurunkan berat badan sudah dikenal oleh masyarakat. Mengonsumsi ubi jalar dapat menurunkan berat badan dan kadar lemak dalam tubuh sehingga dapat mengurangi obesitas. Tidak hanya itu, ubi jalar juga memberikan manfaat yang positif terhadap fungsi ginjal dan hati.

2. Menjaga Kesehatan mata

Kandungan beta-karoten dalam ubi jalar tidak hanya berfungsi untuk memberikan warna oranye khas, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mata. Saat dikonsumsi, beta-karoten dalam ubi jalar akan diubah menjadi vitamin A.

Vitamin A berfungsi untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam mata. Kurangnya vitamin A dapat menimbulkan xerophthalmia, yang dapat berkembang menjadi rabun senja atau bahkan berpotensi merusak kornea mata. Manfaat ubi jalar bagi kesehatan mata bisa didapatkan dengan mengonsumsi 200 gram atau secangkir ubi jalar berwarna oranye, yang dipanggang dengan kulitnya.

3. Mencegah kekurangan vitamin A

Manfaat ubi jalar terletak pada kandungan beta-karoten-nya, yang dapat diubah menjadi vitamin A untuk tubuh. Vitamin A tidak hanya berguna untuk mata, tetapi juga berfungsi untuk menjaga sistem imun tubuh. Kekurangan vitamin A berpotensi memicu peradangan pada pencernaan dan memperlambat kerja sistem imun tubuh.

4. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi

Ubi jalar memiliki serat, mineral, dan vitamin yang tinggi. Selain itu, ubi jalar juga kaya akan antioksidan untuk menanggulangi efek radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah zat jahat yang dapat menimbulkan peradangan dalam tubuh dan merusak DNA.

5. Meningkatkan kinerja otak

Ubi jalar ungu berpotensi dapat meningkatkan kinerja otak. Manfaat ubi jalar ungu ini berasal dari kandungan anthocyanin yang dapat meningkatkan memori dengan menangkal radikal bebas. Meski demikian, riset masih dibutuhkan untuk membuktikan manfaat ubi jalar bagi kesehatan kinerja otak.

6. Melindungi sistem pencernaan

Manfaat ubi jalar juga tersimpan di kandungan serat yang dapat membantu sistem pencernaan. Ubi jalar mengandung serat yang lengkap yang mampu melancarkan pencernaan dan membuat sistem pencernaan tetap sehat.

7. Berpotensi melawan kanker

Kandungan antioksidan dalam ubi jalar membuat ubi jalar berpeluang untuk melawan beberapa jenis kanker. Satu di antara penelitian menelusuri efek ubi jalar yang dapat membantu kanker kolorektal pada manusia. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan mengenai manfaat ubi jalar yang berpotensi untuk mengobati kanker.

8. Mengatasi diabetes

Ubi jalar memiliki indeks glikemik yang rendah dan berpotensi membantu resistensi insulin pada penderita diabetes. Manfaat ubi jalar dalam mengatasi diabetes juga dibantu dengan kandungan seratnya. Studi menunjukkan konsumsi serat secara teratur dapat membantu mengendalikan kadar gula darah penderita diabetes.

9. Mencegah tekanan darah tinggi

Kandungan lain dalam ubi jalar, yaitu potasium (sering juga disebut kalium) membentuk manfaat ubi jalar dalam mencegah tekanan darah tinggi. Penelitian menunjukkan konsumsi potasium yang tinggi berhubungan dengan risiko kematian karena hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

10. Mengandung antiradang

Kandungan kolin dalam ubi jalar merupakan senyawa antiradang yang membantu mengurangi peradangan, membantu penyerapan lemak, pergerakan otot, membantu agar bisa tidur nyenyak, dan lain sebagainya. Riset mendapati ubi jalar yang berwarna ungu memiliki kandungan antiradang yang bisa menangkal radikal bebas.

11. Menurunkan kolesterol

Kolesterol yang tinggi dapat dicegah dengan mengonsumsi ubi jalar. Manfaat ubi jalar dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL dan karenanya dapat mencegah penyakit jantung.

TAG : Kesehatan

Artikel Menarik Lainnya

Komentar